Namaku Endang Rosita As. aku
bangga sama namaku, meskipun banyak yang nanya As itu apa?, pasti mereka nebak
"assalamualaikum ya" atau " amerika serikat ya". tebakan
mereka semua salah karena AS adalah nama ayah dan ibuku " Abd sholehol
fata dan Sumina" aku gak tau mengapa orang tuaku memberikan nama
dibelakang nama anak-anaknya.
Panggilan
namaku berfariasi, bisa Endang, Ita, Rosi, Ochi, Icha. Sebenarnya bukan aku
yang menciptakan nama panggilan itu, tapi aku seneng bisa dipanggil dengan
berbagai ragam nama. Aku ingin ngucapin hal-hal yang tak pernah orang lain
katakan pada pacarnya. Seperti saat telfonan malam-malam dan sudah ngantuk,
pasti kubilang pada pacarku “jangan tidur nyenyak ya”, aku juga gak pernah suka
kalau ditanyain udah makan apa belum “sayang udah makan apa belum?”. Menurutku
ini adalah hal yang gak logis, kalau aku jawab udah atau belum memangnya
kenapa. Biarlah mereka bilang “ITA gak romantis”.
Kalian sudah tahu namaku,
sekarang aku akan kenalin semua peliharaanku, dimulai dari yang sering nemenin
aku tidur. Tubuhnya gak terlalu tinggi, kalau dilihat-lihat gak cakep sih, paling
kasian saat nemenin aku tidur, tapi dia pasrah, namanya Bobob, itu lho yang
sering muncul diglobal tiap pagi. Jika ia bisa bicara mungkin ia akan ngeluh
“terlalu berat tubuhmu ita menindih tubuhku” atau “tiap malam aku ditiduri, aku
sudah kotor :(” atau dia bilang “kapan kau akan
bertanggung jawab :(?”
Ada satu peliharaan yang ku
bangga-banggakan, jam kramat ini udah nemenin aku selama 4 tahun ini, jam ini
pernah mengalami mati suri, jadi aku harus mengganti salah satu organ dalamnya,
memangsih jam kramat ini gak terlalu mahal, akan tetapi hadiah dari seorang
paman memiliki arti yang mendalam untuk seorang ITA.
Nah satu barang ini kunamakan
Dombob, barang ini buat nyimpen seluruh kekayaanku, mulai dari yang receh,
mulai dari yang berjuang (pattimura), hingga kemerdekaa (soekarno). Dombob juga
bisa nyimpen sesuatu yang penting, mulai dari KTP, kemudian orang-orang yang
kusayang, seperti foto keluargaku, foto sahabatku, foto mantanku. Nasib Dombob
dan Bobob kayaknya sebelas dua belas deh, soalnya Dombob jarang di isi, Dombob
juga udah lusuh, katanya temenku “mungkin Dombobmu minta adek” tapi bagaimana
mau ngasih Adek ma Dombob? Buat beli adeknya Dombob aja gak ada.
Ini
adalah buku ajaibku, ia bisa menyimpan semua rahasiaku, mulai dari rahasia
kenapa aku seneng, mengapa aku sedih. Buku ajaibku bisa menampung seluruh
puisi-puisiku. sebenarnya dari ketiga bukuku ada salah satu buku yang ku
istimewakan, ia bernama MENTARI, mentari memiliki kembaran bernama BINTANG,
saudara kembar mentari dirawat oleh sahabatku, aku gak tahu apakah BINTANG akan
dirawat dengan baik oleh sahabatku, atau sebaliknya.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar