Kamis, 08 Oktober 2015

about me




Namaku Endang Rosita As. aku bangga sama namaku, meskipun banyak yang nanya As itu apa?, pasti mereka nebak "assalamualaikum ya" atau " amerika serikat ya". tebakan mereka semua salah karena AS adalah nama ayah dan ibuku " Abd sholehol fata dan Sumina" aku gak tau mengapa orang tuaku memberikan nama dibelakang nama anak-anaknya.
Panggilan namaku berfariasi, bisa Endang, Ita, Rosi, Ochi, Icha. Sebenarnya bukan aku yang menciptakan nama panggilan itu, tapi aku seneng bisa dipanggil dengan berbagai ragam nama. Aku ingin ngucapin hal-hal yang tak pernah orang lain katakan pada pacarnya. Seperti saat telfonan malam-malam dan sudah ngantuk, pasti kubilang pada pacarku “jangan tidur nyenyak ya”, aku juga gak pernah suka kalau ditanyain udah makan apa belum “sayang udah makan apa belum?”. Menurutku ini adalah hal yang gak logis, kalau aku jawab udah atau belum memangnya kenapa. Biarlah mereka bilang “ITA gak romantis”.
Kalian sudah tahu namaku, sekarang aku akan kenalin semua peliharaanku, dimulai dari yang sering nemenin aku tidur. Tubuhnya gak terlalu tinggi, kalau dilihat-lihat gak cakep sih, paling kasian saat nemenin aku tidur, tapi dia pasrah, namanya Bobob, itu lho yang sering muncul diglobal tiap pagi. Jika ia bisa bicara mungkin ia akan ngeluh “terlalu berat tubuhmu ita menindih tubuhku” atau “tiap malam aku ditiduri, aku sudah kotor :(” atau dia bilang “kapan kau akan bertanggung jawab :(?”
Ada satu peliharaan yang ku bangga-banggakan, jam kramat ini udah nemenin aku selama 4 tahun ini, jam ini pernah mengalami mati suri, jadi aku harus mengganti salah satu organ dalamnya, memangsih jam kramat ini gak terlalu mahal, akan tetapi hadiah dari seorang paman memiliki arti yang mendalam untuk seorang ITA.           
Nah satu barang ini kunamakan Dombob, barang ini buat nyimpen seluruh kekayaanku, mulai dari yang receh, mulai dari yang berjuang (pattimura), hingga kemerdekaa (soekarno). Dombob juga bisa nyimpen sesuatu yang penting, mulai dari KTP, kemudian orang-orang yang kusayang, seperti foto keluargaku, foto sahabatku, foto mantanku. Nasib Dombob dan Bobob kayaknya sebelas dua belas deh, soalnya Dombob jarang di isi, Dombob juga udah lusuh, katanya temenku “mungkin Dombobmu minta adek” tapi bagaimana mau ngasih Adek ma Dombob? Buat beli adeknya Dombob aja gak ada.

Ini adalah buku ajaibku, ia bisa menyimpan semua rahasiaku, mulai dari rahasia kenapa aku seneng, mengapa aku sedih. Buku ajaibku bisa menampung seluruh puisi-puisiku. sebenarnya dari ketiga bukuku ada salah satu buku yang ku istimewakan, ia bernama MENTARI, mentari memiliki kembaran bernama BINTANG, saudara kembar mentari dirawat oleh sahabatku, aku gak tahu apakah BINTANG akan dirawat dengan baik oleh sahabatku, atau sebaliknya.
 



           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar